Cara mendiagnosis kanker esofagus

Kanker kerongkongan atau kanker esofagus ini adalah pertumbuhan sel ganas yang terjadi di kerongkongan atau esofagus dan esofagus merupakan salurang yang mengalirkan makanan dari mulut kelambung. dilansir cnn Indonesia meskipun begitu penyebabnya belum dapat diketahui dan beberapa kondisi yang dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami kanker esofagus . yaitu yang pertama  Mengonsumsi cairan yang sangat panas , Sering meminum minuman dengan suhu 65 derajat celcius dapat merusak sel bagian dalam kerongkongan dan dapat memicu munculnya kanker esofagus .yang kedua , Obesitas , Penderita obesitas mengalami adenokarsinoma . yang disebabkan oleh resiko GERD yang lebih tinggi pada mereka dengan berat badan yang berlebih . yang ketiga Tembakau dan alcohol ,mengonsumsi tembakau melalui rokok , cerutu atau kunyah menjadi salah satu faktor resiko terbesar akibat dari kemunculan kanker esofagus. Resiko kanker makin tinggi saat mengonsumsi dalam waktu yang lama . orang akan selalu menghabiskan sebungkus rokok padahal itu sama saja dengan beresiko dua kali lipat mengalami adenokarsinoma . selain tembakau , resiko kanker juga diakibatkan oleh mengonsumsi alcohol secara berlebihan . yang keempat dan terakhir Bareets esofagus , Ini artinya asam lambung yang terlalu sering menyentuh bagian bawah esofagus bisa merusak jaringan dalam esofagus . dan sel sel skuamosa yang biasa melapisi esofagus atau kerongkongan digantikan dengan sel kelenjar. Lalu bagaimana cara mendiagnosis kanker esofagus ? dilansir dari alodokter , pada tahap awal dokter akan mendiagnosis kanker esofagus dengan menanyakan gejala yang dialami pasien dan riwayat kesehatannya . setelah melakukan pemeriksaan fisik dan beberapa pemeriksaan penunjang . pemeriksaan penunjang , antara lain

  • Endoskopi
READ  4 Tanda Penuaan Dini

Dilakukan untuk mengetahui terjadinya iritasi atau keberadaan kanker pada saluran esofagus .

  • Foto rontgen

Pada pemeriksaan ini , pasien akan diminta oleh dokter untuk meminum zat perwarna atau kontras sehingga saluran pada esofagus akan terlihat jelas ketika dilakukannya rontgen .

  • Biopsy

Pemeriksaan ini , dokter akan mengambil sampel jaringan kerongkongan untuk kemudian diperiksa dibawa ke laboratorium dan bertujuan pemeriksaan biopsy ini  untuk mengetahui keberadaan sel kanker .

Setelah melalui ketiga  pemeriksaan slanjutnya kaan dilakukan pemeriksaan untuk menentukan stasium kanker . dilansir dari alodokter ada 3 tahap :

  • PET scan

Pemindaian ini untuk menggambarkan letak kanker dan penyebaranya diseluruh tubuh akan menggunakan analisis penyerapan gula radiaktif oleh sel kanker dan dokter akan mengombinasi PET Scan dengan CT scan atau MRI agar gambar gambar yang dihasilkan lebih jelas .

  • CT scan
READ  Mengenal lebih dini kanker esofagus

Pemindaian ini dapat memetakan kndisi kanker dengan menggunakan sinar x , untuk mendeteksi kanker , CT scan juga dapat mendeteksi jika kanker sudah mulai menyebar baik itu ke kerongkogan maupun ke bagian organ lainnya .

Setelah mengetahui dan melewati pemeriksaan awal tadi dan pemeriksaan agar dapat mengetahui ukuran tingkat keganasan dan penyebaran kanker esofagus maka akan ditemukan macam macam tingkatan kanker yaitu stadium 1 , stadium 2 , stadium 3 ,  stadium 4 . Itulah macam macam tingkat keparahan kanker . setelah itu baru kita akan lanjutkan melakukan pengobatan kanker esofagus nya . dalam pengobatan kanker esofagus yang diberikan kepada pasien semua itu akan bergantung pada stadium kanker penderita . maka kita harus mengitu diagnosis dari dokter dan prosedur medis yang sudah ditetapkan .

READ  Yuk kenali Bahayanya penyakit jantung coroner

 

Sumbergambar : viva.co.id